Kemajuan perekonomian dan teknologi dalam era globalisasi semakin menuntut tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan kompeten di segala sektor usaha, agar mampu menghadapi persaingan yang semakin tajam menyebabkan perlunya peningkatan kemampuan SDM setempat agar diakui memiliki kompetensi pada bidangnya masing-masing untuk menghindari marginalisasi tenaga kerja lokal.

Untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang bermutu sesuai dengan tuntutan kebutuhan pasar kerja atau dunia usaha dan industri di era globalisasi ini, perlu adanya hubungan timbal balik antara dunia usaha/industri dengan lembaga pendidikan dan pelatihan baik pendidikan formal, informal maupun yang dikelola oleh industri itu
sendiri.

Salah satu bentuk hubungan timbal balik tersebut adalah pihak dunia usaha/industri harus dapat merumuskan standar kebutuhan kualifikasi SDM yang diinginkan, untuk menjamin kesinambungan usaha atau industri tersebut. Sedangkan lembaga pendidikan dan pelatihan akan menggunakan standar tersebut sebagai acuan dalam mengembangkan program dan kurikulum, dan pihak birokrat akan menggunakannya sebagai acuan dalam merumuskan kebijakan dalam pengembangan SDM secara makro.

Standar kebutuhan kualifikasi SDM tersebut diwujudkan ke dalam standar kompetensi bidang keahlian yang merupakan refleksi atas kompetensi yang diharapkan dimiliki orang-orang atau seseorang yang akan bekerja di bidang tersebut. Di samping itu standar tersebut harus memiliki kesamaan dan kesetaraan dengan standar-standar
relevan yang berlaku pada sektor industri di negara lain bahkan berlaku secara internasional.

Sejalan dengan pemikiran di atas, Pemerintah melalui salah satu instansi yang menandatangani kesepakatan diperlukannya peningkatan kompetensi profesi bagi SDM Indonesia yaitu Departemen Pendidikan Nasional, telah merumuskan standar kompetensi bidang keahlian yang telah dimulai sejak tahun 1998, yang salah satu di antaranya adalah Standar Kompetensi Nasional pada Bidang Keahlian Administrasi Bisnis / Perkantoran yang disusun melalui proses panjang berupa pengumpulan informasi data dari lapangan, mengenai kegiatan proses dan pekerjaannya, baik dari perusahaanperusahaan kecil hingga besar, organisasi profesi serta pengumpulan standar kompetensi dari manca negara.

SKKNI

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia yang selanjutnya disebut SKKNI adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan
tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

adapun output / profesi standar yang ditentukan oleh kementrian tenaga kerja dalam SKKNI administrasi bisnis / perkantoran adalah :

1. Office Administrative (Administrasi Kantor)
Melakukan fungsi resepsionis dan menjalankan tugas tugas administrasi seperti membuat naskah sederhana, lembar kerja dan bahan presentasi melalui pemakaian software yang sesuai, menerima dan meneruskan telpon masuk kepada yang dituju, menggunakan peralatan kantor seperti faksimili, mesin photocopy dan lain-lain, menerima dan meneruskan surat/dokumen kepada yang dituju, menerima dan mengantar tamu, pengarsipan dan memasukan data dalam lingkup dan konteks yang terbatas di bawah pengawasan langsung dan sesuai arahan atasannya. Tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaan orang lain.

Administrasi Bisnis

2. Junior Administrative Assistant (Sekretaris Yunior)
Menjalankan tugas-tugas administrasi seperti membuat dokumen, lembar kerja dan bahan presentasi melalui pemakaian software yang sesuai, menggunakan internet untuk mencari data. Menerima dan meneruskan telpon masuk kepada yang dituju, menerima dan mengantar tamu, menerima dan meneruskan surat/dokumen kepada yang dituju, pengarsipan dan memasukan data, menggunakan peralatan kantor seperti faksimili, mesin photo copy, LCD, OHP, Scanner, dan lain-lain. Membantu pekerjaan yang dilimpahkan oleh administrative assistant maupun executive assistant. Melakukan fungsi resepsionis.

Profesional Person

 

3. Administrative Assistant (Sekretaris)
Menjalankan tugas-tugas yang mendukung administrasi bisnis dan memerlukan pengalaman tambahan serta yang dibawahi oleh beberapa penyelia. Tugas-tugas antara lain dan aktifitas pendukung seperti penggunaan internet untuk analisa, membuat dokumen, lembar kerja dan bahan presentasi melalui pemakaian software yang sesuai, menerima dan meneruskan telpon masuk kepada yang dituju, menerima dan mengantar tamu, pengarsipan, word processing, menerima dan meneruskan surat/dokumen kepada yang dituju, pengarsipan dan memasukan data, menggunakan peralatan kantor seperti faksimili, mesin photo copy, LCD, OHP, Scanner, dan lain-lain. Diperlukan keterampilan yang ekstensif dalam menggunakan beberapa jenis software serta kemampuan menganalisa informasi menggunakan internet. Harus memiliki kemampuan tinggi dalam menggunakan komputer, serta memiliki kepemimpinan tinggi, kemampuan berkomunikasi tinggi, memiliki kemampuan layanan pelanggan yang tinggi, dan mampu berinteraksi dengan seluruh staf / manajemen. Dapat membawahi beberapa staf administrasi.

Disiapkan untuk jadi profesional

 

Terdapat keunggulan keunggulan memilih program studi administrasi binis di politeknik NSC Surabaya :

Mahasiswa Program studi administrasi niaga dibekali dengan ketrampilan dan skill yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan, seperti korespondensi (ketrampilan surat menyurat), kearsipan (baik konvensional atau digital), manajemen pemasaran, manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan, menjadi entepreneuer, administrasi perbankan, administrasi ekpor impor, bahasa inggris, bahasa mandarin, dan ketrampian lainnya, Selain itu mahasiswa akan mendapatkan sertifikat nasional dan internasional diantaranya :
1. Sertifikat kompetensi adminsitrasi dari BNSP
2. Sertifikat kompetensi sekretaris yunior dari BNSP
3. Sertifikat kompetensi sekretaris senior dari BNSP
4. Sertifikat internasional Microsoft Office Speasialist dari Microsoft

 

Kompetensi utama lulusan Program Studi Administrasi Niaga adalah memiliki sikap, mental, etika profesi, pengetahuan, ketrampilan, kreativitas, dan kepemimpinan yang unggul, serta berakhlaq mulia, diantaranya adalah :
1.    Mempunyai kepribadian yang utuh, sikap mental positif, jujur, dapat dipercaya, bertanggung jawab, dan berpenampilan menarik.
2.    Mempunyai kompetensi administrasi perkantoran dan kesekretariatan dengan menggunakan aplikasi teknologi
3.    Mempunyai kemampuan berkomunikasi dalam konteks dunia bisnis.

Klik ” Kisah Sukses Alumni ”

Politeknik NSC Surabaya terus berupaya untuk menyelaraskan kebutuhan industri dengan kegiatan pembelajaran dikampus sesuai dengan standar kompetensi yang di tetapkan. Upaya yang telah dilakukan dan terus akan disempurnakan adalah :

1) merivisi kurikulum sesuai dengan kebutuhan industri yang merujuk pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), dan melibatkan industri dalam mendefinisikan kurikulum program studi.
2) dosen pengajar yang tidak hanya dosen akademisi, melainkan juga melibatkan dosen praktisi (pelaku dunia industri) sehingga knowledge yang ada pada industri bisa dibawa kedalam kampus.
3) Membentuk Lembaga Sertifikai Profesi (LSP), karena kelak semua SDM industri harus tersetifikasi kompetensinya.
4) Menyiapkan dosen sebagai asesor kompetensi, terdapat 15 dosen tetap Politeknik NSC Surabaya yang adalah asesor kompetensi LSP.

WISUDA


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *